Oke bro, siap-siap nostalgia.
Hari ini kita bahas sesuatu yang bikin sebagian developer senyum kecil: Cocos2d-x.
Dan tentu saja, kita bandingin dengan titan industri: Unity.

Yang bikin artikel ini agak personal adalah…
waktu kuliah dulu gue sering banget pakai Cocos2d-x.
Serius — engine C++ ini ringan, performa kenceng, dan kalau udah paham flow-nya, coding terasa bersih banget.
Sayangnya… project-nya berhenti sejak rilis Cocos2d-x 4.0 di tahun 2019.
Nggak ada update core lagi.
Nggak ada fitur baru.
Silent mode kayak mantan yang udah move on.

Tapi apakah berarti Cocos2d-x sudah mati?
Nggak juga. Mari kita bahas.


Kenalan Singkat

Cocos2d-x

Port C++ dari engine Cocos2d yang dulu super populer buat mobile game 2D.
Lightweight, cross-platform, open-source, dan punya vibe “gue mau coding langsung ke metal tanpa drama”.

Buat yang suka kontrol total dan nggak takut sama pointer—ini surga.

Unity

Game engine all-in-one yang sekarang dipakai hampir semua studio, dari indie sampai AAA kecil.
Tooling lengkap, editor visual, banyak plugin, dan komunitasnya gila besar.

Unity itu kayak kos-kosan lengkap: lo tinggal masuk, semua udah ada.


Apa Sih yang Bikin Mereka Unik?

Cocos2d-x — Old but gold

Masalahnya:

Unity — Swiss Army Knife game engine

Masalahnya:


Head-to-Head: Mana yang Lebih Layak 2025?

1. Performa & Teknologi Dasar

Kalau lo bikin game endless runner 2D super ringan—Cocos masih menang.


2. Kemudahan Pengembangan

Unity ibarat “beli mie instan jadi”; Cocos itu “masak dari bumbu dapur”.


3. Update & Ekosistem


4. Cross-Platform

Keduanya bisa cross-platform, tapi:


5. Use Case Terbaik

KebutuhanEngine
Game mobile 2D super ringanCocos2d-x
Butuh performa C++Cocos
Game 3D / hybridUnity
Tim kecil ingin cepat produksiUnity
Ingin engine masa depan & long-term supportUnity

Nostalgia Mode On

Jujur, Cocos2d-x itu mengajarkan banyak hal waktu kuliah.
Mulai dari:

Ada sense of control yang sekarang jarang ditemui di engine modern.
Tapi realita 2025?
Game development bukan nostalgia doang — lo butuh engine yang aktif, aman, dan didukung industri.


Dark Jokes Section (biar nggak kaku)


Kesimpulan

Gue pribadi masih punya rasa sayang ke Cocos2d-x —
tapi kalau disuruh pilih untuk project serius?
Unity menang telak.

Kalau lo masih mau nostalgia coding C++ sambil ngeteh… silakan buka lagi Cocos.
Tapi kalau mau shipping game yang benar-benar jadi:
Unity all the way.